Thursday, 3 March 2011

Kesulitan buang air besar dan Kencing

Jagoanku ketika dilahirkan sudah kencing dan buang air besar, mungkin karena tekanan akibat menangis membuatnya langsung mengeluarkan kencing dan feses. Tak berapa lama setelah jagoanku lahir dan setelah proses inisisasi menyusui dini (IMD), si jagoanku kemudian dibersihkan dan pada saat dipakaikan baju, ia kembali mengeluarkan air kencing lagi. Hingga bidan bilang "Wah, anak sehat ini....".

Sore harinya (kira kira jam 4 sore) ia baru kencing lagi dan hingga keesokkan paginya jam 10 ia kencing lagi. Melihat jarangnya ia mengeluarkan air kencing dan feses, mulai membuat perasaan  kuatir. namun menurut bidan, kemungkinan ini dikarenakan konsumsi ASI nya masih tidak banyak.

Siang harinya kami pulang ke rumah, si jagoanku baru mengeluarkan air kencing dan feses lagi pada sore hari sekitar jam 4 sore lagi. selanjutnya 1 hari penuh si jagoanku tidak buang air kecil dan besar hingga keesokkan harinya pada jam 4 sore lagi baru ia mengeluarkan air kencing dan feses. Demikian pula hal ini terjadi hingga hari keempat, herannya siklus ini berlangsung konsisten dalam waktu 2 x 24 jam, si jagoanku tidak kencing ataupun buang air besar.

Hal ini sungguh membuat kami resah karena menurut yang saya baca bahwa untuk bayi yang baru lahir, intensitas buang air kecil dan air besar mencapai 6-8 kali dalam sehari.. Segera malam itu juga kami membawanya ke dokter spesialis anak untuk memeriksakan keadaan jagoanku. Setelah diperiksa dokter, dokter pun mengatakan jagoanku baik baik saja dan malah sehat karena  melihat gesitnya ia bergerak saat menangis. Dokter tidak memberikan apapun pada jagoanku dan hanya mengatakan agar tetap diberi ASI  eksklusif dengan lebih intensif lagi, itu saja..

Karena selama pemeriksaan jagoanku menangis terus maka setelah keluar dari ruang pemeriksaan, segera saya menyusuinya dan tak lama kemudian terdengar suara "..pret..." jagoanku mengeluarkan air besar serta kencing. Lega rasanya...

Begitu sesampai di rumah, jagoan jadi sering buang air kecil dan besar bahkan setiap 2-3 jam sekali..

Jadi mungkin Bila teman teman ibu muda mengalami hal yang sama seperti saya alami, sebaiknya tidak perlu terlalu cemas.

No comments:

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.